Feeds:
Posts
Comments

Reengineering iteratif dari legacy sitem merupakan suatu alternatif untuk menangani
permasalahan yang terjadi pada penuaan legacy sistem. Manfaat utama dari rekayasa ulang iteratif
adalah waktu yang dihabiskan untuk ulang komponen tunggal relatif singkat dan iterative reengineering
memiliki keuntungan besar memeperbaiki komponen yang sudah tidak kompatibel lagi. Masalah lain
dalam reengineering berorientasi pada legacy sistem adalah bahwa banyaknya terjadi gejala penuaan
yang terkonsentrasi dalam struktur database , sehingga diperlukan perbaikan struktur database untuk
mengatasi gejala ini.

Metode yang diusulkan ini memungkinkan peningkatan struktur database tanpa aplikasi fungsi
menggunakannya, sehingga baik usia dan target database dapat selaras dan digunakan oleh target
program yang direkayasa ulang. Legacy sistem yang digunakan untuk melakukan eksperimentasi
adalah data-terpusat, maka rekayasa ulang proses dieksekusi sesuai dengan prioritas sebagai berikut:
rekayasa ulang data dan prosedur rekayasa ulang. Tetapi pada paper ini hanya menjelaskan tentang
rekayasa ulang data.

Pendekatan iterative pada reengineering
Dengan pendekatan iteratif, perlu untuk menjamin koeksistensi sistem yang direkayasa ulang dan
system baru dengan legacy sistem selama proses rekayasa ulang. Dalam Gambar 1, sistem informasi
ditampilkan untuk memasukkan legacy sistem, dan database legacy. Legacy sistem ini adalah sistem
perangkat lunak kerja yang mendukung beberapa fungsi bisnis peusahaan. Database legacy terdiri dari
himpunan data yang dihasilkan atau digunakan oleh legacy sistem.
Database baru termasuk semua data yang digunakan oleh proses bisnis memanggil data-data
penting. Selain itu juga berisi tombol data untuk mengidentifikasi struktur data. Beberapa kunci data
berarti untuk aplikasi domain tetapi software engineer membutuhkan mereka untuk mengakses
database secara efektif.

Perlu dicatat bahwa database baru ini diselenggarakan sesuai dengan sistem target manajemen
database dan untuk kriteria normalisasi digunakan memperbaiki pemeliharaan dan kegiatan database
evolusi. Selama Proses rekayasa ulang, mungkin perlu untuk mengembangkan aplikasi baru dalam
domain aplikasi yang sama. Kita akan memanggil aplikasi modern, karena mereka berada di domain
aplikasi yang sama sebagai sistem legacy. Jadi aplikasi database modern akan diintegrasikan dalam
database baru. Evolusi dari database akan benar-benar transparan baik untuk warisan dan
direkonstruksi sistem, karena Banker Data dan Data Locator mengetahui struktur fisik. Akibatnya,
setelah proses rekayasa ulang, Database Baru akan berisi seluruh database milik informasi sistem
terkini, bahkan telah berkembang selama rekayasa ulang proses. akses modern system data di
rekontruksi melalui permintaan layanan kepada Banker Data. Permintaan ini, selain mengidentifikasi
pelayanan yang dibutuhkan , juga menentukan layanan data yang harus mengoperasikan pada: data
diidentifikasi melalui entitas yang digunakan oleh proses bisnis yang mengacu pada sistem informasi.
Banker Data menganalisis struktur layanan permintaan, menafsirkan isi dan menerapkan akses ke
database fisik yang diperlukan untuk memenuhi layanan, serta komponen fisik yang berisi data
mengacu pada entitas layanan yang diperlukan. Sebagai contoh, mari kita perhatikan permintaan
layanan untuk membuka database dan menginisialisasi posisi dari catatan saat ini dimana hal ini

Ketika direkonstruksi atau baru dibangun sistem perlu untuk membuka basis data, mereka
menyampaikan permohonan open_service, menentukan nilai-nilai yang benar dari parameter
menunjukkan modus akses ke entitas dan perusahaan nama. Banker data dengan menggunakan
informasi dalam artikel, asosiasi entitas yang akan dibuka dengan tabel nyata menerapkannya dalam
database. Jika semua tabel benar dibuka, bendera file_exists dinilai sebagai benar. Untuk alasan ini,
ketika perubahan struktur database, dampak harus dikelola mengacu pada hubungan antara entitas dan
database dengan menggunakan parameter dalam artikel dan Banker Data.
Aplikasi harus berubah hanya jika entitas dalam domain aplikasi berubah. Koeksistensi antara
legacy dan rekayasa ulang data dijamin oleh arsitektur Pemetaan Data dalam beberapa komponen.

Database sisa mencakup data mengacu pada beberapa komponen dari legacy database, walaupun tidak
penting digunakan oleh legacy sistem. Ketika program legacy sistem tersebut direkayasa ulang, mereka
diganti dengan komponen baru, komponen baru ini tidak akan lagi menggunakan data sisa, sehingga
database sisa akan dibuang pada saat rekayasa ulang proses berakhir. Sebagai contoh, Tabel 1
menunjukkan beberapa data bermigrasi ke database sisa. Setiap datum dijelaskan oleh nama data yang
mengidentifikasi data, nama file data dimana data asli dicatat dalam legacy database, deskripsi data,
dan memperjelas makna dari identifier. Dalam kutipan, data bernama datfor-arrot-jauh menunjukkan
data mengenai pemasok farmakologi, bahwa jumlah yang diberikan produk farmasi memiliki
keuntungan sehingga diskon yang diberikan dapat diterapkan. Datum bernama datfor-arrot-nominal
analog, kecuali produk non farmakologis. Data yang bernama datsconto menunjukkan diskon yang
diberikan.

Ringkasan reverse engineering proses
Proses iteratif rekayasa ulang yang diusulkan melibatkan sistem menjadi bagian-bagian
yang berbeda, untuk masing-masing proses yang dijelaskan seperti di bawah ini:
1. Menganalisis arsip saat ini;
2. Mendesain ulang data;
3. Menyesuaikan program-program warisan ke database baru;
4. Migrasi data dari sistem legacy ke database baru;
5. Uji Kesetaraan;
6. Ulang;
7. Iterasi dari langkah 1.

Untuk temen – temen yang mengikuti perkuliahan Manajemen Pemasaran Kelas C hari ini tidak ada kuliah, tetapi sebagai pengganti kita mendapat tugas.
Berikut ketentuannya :

Buatlah makalah tentang aplikasi swot dan background matriks.
Untuk pengumpulannya maksimal 1 Desember 2010 jam 2 siang.

Terima kasih :D

Pada tutorial ini saya membuat twitter sederhana dengan Java Script. Jadi pada halaman ini saya dapat mengupdate status layaknya sebuah acount twitter. Dan statuspun dibatasi oleh jumlah 140 karakter


function hitung(masukan, keluaran) {
counter = 140;
for (i = 0; i < masukan.value.length; i++) {
// if (masukan.value.charAt(i) == " " &&
// masukan.value.charAt(i – 1) != " ") {
counter–;
//}

}

keluaran.value = counter;
if(keluaran.value==0){
alert("Kata Yang Digunakan Habis");
}
}

Sedangkan untuk pengupdatenya saya gunakan jquery


$(document).ready(function(){
var newStatus;
var minLength=1;
$(“button#update”).click(function(){
newStatus=$.trim($(“textarea#status”).val()); // get status

if(newStatus.length>minLength)
{
$(“div#stream”).prepend(‘

‘+newStatus+’

‘);
$(‘.newStatus’).animate({opacity: 3.0}, 5000);
$(“textarea#status”).val(”).focus(); // clear status box
}
else
{
alert(“no status!”);
}

});
});

abbi twitter

Bagi yang ingin contoh script nya bisa tinggalkan email disini.

Semoga membantu :)

“The essence of the Factory method Pattern is to “Define an interface for creating an object, but let the subclasses decide which class to instantiate. The Factory method lets a class defer instantiation to subclasses.”
Itulah kutipan dari wikipedia mengenai Factory Method. Bisa juga didefinisikan sebagai sebuah class interface, kita bisa men-generate object yang dinamis sesuai kebutuhan dan implementasi yang diinginkan. Ruang lingkup dari Factory Method adalah class, Factory Method sendiri adalah class object yang static.

Disini saya mencontohkan dengan kasus macam – macam kopi beserta bahannya :

/**
*
* class Kopi
*/
public abstract class Kopi {
private String harga;
private String bahan;
public String getHarga() {
return harga;
}

public void setHarga(String harga) {
this.harga = harga;
}

public String getBahan() {
return bahan;
}

public void setBahan(String bahan) {
this.bahan = bahan;
}

public abstract void draw();

}

/**
*
* class KopiCoklat
*/
public class KopiCoklat extends Kopi{

public KopiCoklat() {
setBahan(“Gula, Kopi,Coklat–> “);
setHarga(“4000″);
}

@Override
public void draw() {
System.out.print(“Kopi Coklat –> “);

System.out.print(getBahan());
System.out.println(getHarga());
}
}

/**
*
* class KopiSusu
*/
public class KopiSusu extends Kopi{

public KopiSusu() {
setBahan(“Gula, Kopi, Susu –> “);
setHarga(“3000″);
}

@Override
public void draw() {
System.out.print(“Kopi Susu –> “);

System.out.print(getBahan());
System.out.println(getHarga()); }

}

/**
*
* Class KopiFactory
*/
public class KopiFactory {

public static Kopi bikinKopi(String os){
if (os.equals(“KopiSusu”)){
return new KopiSusu();
}else if (os.equals(“KopiTubruk”)){
return new KopiTubruk();
}
else if (os.equals(“KopiCoklat”)){
return new KopiCoklat();
}
else if (os.equals(“KopiSusuCoklat”)){
return new KopiSusuCoklat();
}
else if (os.equals(“KopiManis”)){
return new KopiManis();
}
return null;
}
}

/**
*
* Class FactoryKopi
*/
public class FactoryKopi {

public static void main(String[] args) {
Kopi a =
KopiFactory.bikinKopi(“KopiSusu”);
a.draw();

Kopi b =
KopiFactory.bikinKopi(“KopiTubruk”);
b.draw();

Kopi c =
KopiFactory.bikinKopi(“KopiCoklat”);
c.draw();

Kopi d =
KopiFactory.bikinKopi(“KopiSusuCoklat”);
d.draw();

Kopi e =
KopiFactory.bikinKopi(“KopiManis”);
e.draw();
}
}

Alhamdulillah 1 bulan lamanya kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang saya jalani sukses. Terbukti 3 bidang garap (kesehatan, ekonomi, dan pendidikan) sesuai tema KKN Pos Daya sudah menghasilkan kaderisasi bagi masyarakat.

Lokasi KKN yang saya singgahi terdapat di kota Malang, tepatnya di Desa Bendosari, Kecamatan Pujon. Dan disini saya masuk dalam team kesehatan. Awalnya saya sempat bingung karena basix kuliah saya adalah dunia IT. Alhamdulliah saya memilki teman – teman bidang kesehatan yang luar biasa, sehingga mereka tidak segan dalam menularkan ilmu kepada saya. Maturnuwun sanget Kenyo (love u), Gesti, Kiki, Rista, Ayu, Nita, Riska :D

Sekilas saya beri gambaran tentang keadaan desa disana. Yah menurut informasi yang saya dapat desa tersebut adalah penghasil susu dan warga disana mayoritas adalah peternak sapi. Nyatanya memang ada sebagian warga yang memelihara sapi untuk diternakkan, tetapi mayoritas penduduk disana adalah petani. Tanah disana benar – benar subur, sehingga warga benar – benar memanfaatkan hal tersebut.
Dibalik kekayaan alam disana ironis sekali ketika saya melihat nasib anak – anak disana. Dari segi pendidikan mereka masih jauh di bawah rata – rata dan fasilitas sekolah masih belum memadai. Sangat disayangkan sekali, menurut saya warga disana masih kurang peduli terhadap pendidikan generasi muda.

Dari hal tersebut akhirnya kelompok KKN kami mempunyai inisiatif untuk membangun RCB (Rumah Cerdas Bendosari). Mengapa kami namakan Rumah Cerdas Bendosari, karena dalam rumah tersebut tidak hanya disediakan buku. Tetapi kita dapat mengembangkan kreatifitas kita melalui permainan yang kami sediakan. Alhamdulillah kami berhasil mendirikannya walau dengan dana seadanya, tapi kami berharap dengan adanya Rumah Cerdas Bendosari, anak – anak disana dapat mengembangkan kreasi dan minat belajarnya.

Pengalaman KKN ini tidak akan saya lupakan seumur hidup. Saya mendapatkan teman – teman yang Luar Biasa, warga yang baik kepada kami, dan sebuah cinta sejati.

kkn desa bendosari umm

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.